Upaya untuk memperbaiki diri itu ibaratnya sebuah ember. Ember yang terbuka, apabila diisi air maka akan penuh. Jika tidak kita isi namun diletakkan di tempat terbuka, saat hujan turun, maka ember itu akan terisi dengan sendirinya. Namun apabila ember tersebut kita balik sehingga tertutup ke bawah, maka tidak akan bisa diisi air. Sekali pun dibiarkan di tempat terbuka, ember tersebut tidak akan bisa menampung air.
Ini lah yang terjadi dengan pikiran kita. Jika kita mau membuka pikiran kita, apalagi mau mengisi dengan pengetahuan dan pengalaman baik dari orang lain, kita dapat berguna bagi diri kita sendiri, bahkan bagi orang lain. Namun, apabila kita seperti ember terbalik, menutup pikiran kita dari pengetahuan dan pengalaman baik, yang terjadi adalah kosong. Tidak ada yang kita peroleh. Hanya pikiran yang sempit yang pada akhirnya menyesatkan kita. Sekali pun demikian, jangan hanya menerima pengetahuan dan pengalaman begitu saja, kita harus menyeleksi mana yang baik dan mana yang tidak.
Jadi, tentukan pilihan anda, anda ingin menjadi ember terbuka atau ember terbalik.

No comments:
Post a Comment