Setalah puas berpetualang di Jekardahhh selama 4 hari, pada hari ke-5 (tepatnya tanggal 16 November 2007), kita sudah berada di Bandung untuk melanjutkan kunjungan berikut. Seperti diketahui, Bandung merupakan surga bagi radio (selain batagor, siomay dan outlet).
Radio pertama di kota kembang yang beruntung mendapat kunjungan kita adalah Radio Ardan FM yang berlokasi di Jl. Cipaganti No. 159 Bandung dengan gelombang siaran 105,9 FM tersebut. Kesan pertama saat menginjakkan kaki di markas Ardan adalah COOL...!!! Sesuai dengan slogannya ”Stay Cool and Lovely” Cool ya karena sejuk, cool ya karena keren! Nah lho!? Hehehe. Tempatnya sederhana, tapi begitu masuk ruang meetingnya, keren! Di atas ruang meeting, ada ruangan lagi. Dan ruang meetingnya sendiri punya kesan yang nyaman.
Di sana kita dipandu sama Mas Dinar Permadi yang akrab disapa Dee selaku Program Director Ardan FM. Mas Dee ngasih materi ke kita seputar Ardan FM, mulai dari konsep Radio Ardan sebagai stasiun radio anak muda Bandung, fasilitas-fasilitas berupa music room, tempat biliyard, caravan (DJ's Show), mobil frontier dan moving stage yaitu mobil yang digunakan sebagai panggung dengan fasilitas perlengkapan audio dan alat musik (band), program-program unggulan, profil pendengar hingga identitas radio. Satu kata "WOW!!!" Gak kebayang kalo stasiun radio bisa punya program-program hingga konsep yang sedemikian keren.
Di sini Bu Fanny juga gak mau ketinggalan kesempatan, ia meminta Mas Dee untuk mencontohkan closing radio Ardan FM dan membaca slogannya. Akhirnya Mas Dee pun memberikan contoh saat penyiar menyampaikan closing. Ternyata suaranya O.K.E B.G.T! Khas penyiar banget! Tidak hanya diberi informasi, kita juga diberi kesempatan melihat-lihat isi studio Ardan FM. Mulai dari ruang pengeditan lagu hingga ruang siaran.
Bertepatan dengan waktu kunjungan kita ke ruang siaran (sekitar pukul 10 pagi) sedang berlangsung acara ‘Cipaganti’, salah satu morning show Ardan FM yang diadakan setiap hari mulai pukul 8 hingga 11 siang. Kita langsung diajak oleh Banyu dan Dudi, duo penyiar Ardan FM untuk ikut siaran. Henry dan Acha beruntung mendapat kesempatan on air. Kebetulan Acha juga memiliki pengalaman menjadi penyiar (Bukan Acha’nya Irwansyah lho) Hehehe.
FYI, Acha juga pernah siaran di RRI Surabaya dan Petra Campus Radio lho. Jadi, suaranya memang enak didengar. Pengalaman Acha di dunia radio ini lah yang membuat siaran menjadi seru. Waktu itu Banyu sempat berkata bahwa Acha kelihatan dewasa meskipun baru semester tiga. “Penuaan dini!” jawab Acha spontan disambut tawa mahasiswa lainnya yang memenuhi ruang siaran berukuran kira-kira 3x4 meter tersebut.
Oh iya, kita juga sempat dikasih kesempatan buat request lagu lho. Awalnya pada bingung, tapi akhirnya semua kompak nge’request lagu “Umbrella”nya Rihanna. "ella...ella...ella...e...e...e..." Sssttt.. Ada sedikit bocoran nih! Ternyata penyiar cowoknya Ardan yang namanya Banyu digemari banget sama cewek-cewek UKP lho. Hihihi... Katanya ganteng. Jadi, cewek-cewek Surabaya yang jauh-jauh ke Bandung ini gak mau ngebuang kesempatan emas ini, mereka pada antri buat foto bareng ma Banyu. Ckckck. Berasa jadi artis ya, mas? ;p